Searching...
Senin, 03 November 2014

AKHLAK RASULULLAH SAW DI MATA PARA SAHABAT



AKHLAK RASULULLAH SAW DI MATA PARA SAHABAT


AKHLAK RASULULLAH SAW DI MATA PARA SAHABAT
akhlak Rasulullah SAW di mata para sahabat

1.       Rasulullah SAW di mata Ummu Ma’bad ra


Ma’bad berkata, “sekali – kali tidak, demi allah, sesungguhnya telah lewat ke hadapan kita seorang laki – laki yang dibekahi, seorang yang sangat bagus perangai dan wajahnya, sangat mulia dan luhur budinya, badannya tidak berat dengan perut (pertanda malas), tidak juga kepalanya kecil (pertanda buruk rupa), melainkan ia sangat tampan, kedua kelopak matanya berbintik, suaranya begitu lembut, janggutnya lebat, dan dalam diamnyatersimpan kebijaksanaan dan jika ia berbicara suaranya sangat menawan dan menarik hati.”


2.       Rasulullah SAW di mata Anas Bin Malik ra


Anas bin Malik ra berkata, “ Rasulullah SAW berperawakan sedang, disbanding dengan tubuh orang – orang pada umumnya. Beliau tidak terlalu tinggi namun juga tidak  pendek. Warna kulitnya putih namun tidak terlalu, tidak pula hitam. Rambutnya tidak keriting tapi tidak juga berambut panjang terurai.”
Pada lain waktu Anas bin Malik berkata, “ Rasulullah SAW berperawakan sedang, beliau tidak terlalu tinggi namun juga tidak pendek dan berwajah tampan.”

3.       Rasulullah SAW di mata Bara’ bin A’zib ra


Bara bin Azib berkata : perawakan Rasulullah SAW sedang – sedang saja, lebar dadanya, rambutnya cukup lebat, bahkan sampai menutupi sebagian kedua telinganya yang berwarna kemerah – merahan, yang mana tidak pernah aku melihat sesuatu yang lebih indah dari pada itu.
Ia juga menambahkan, “ bahwa Rasulullah SAW adalah orang yang paling baik rupa dan perangainya. Beliau tidak terlalu tinggi dan tidak pula pendek.”

4.       Rasulullah SAW di mata Qatadah ra


Qatadah pernah berkata, “ tidaklah Allah mengutus seorang nabi bagi kalian terkecuali ia adalah orang yang tampan rupanya dan lembut perilakunya.”

5.       Rasulullah SAW di mata Ali bin Abi Thalib ra


Ali berkata : “ Rasulullah SAW tidak terlalu tinggi dan tidak pula berbadan pendek. Kedua telapak tangn dan kakinya lebar, tulang pundaknyapun besar. Beliau mempunyai bulu dada. Jika beliau berjalan laksana (penjahit) yang sedang menyulam. Aku tidak pernah melihat orang lainseerti beliau, sebelum atau sesudahnya.”

6.       Rasulullah SAW di mata Ibnu ‘Abbas ra


Ibnu ‘Abbas berkata : “ jikalau Rasulullah berbicara kedua gigi serinya jelas terlihat, seolah terdapat cahaya diantara deretan gigi – giginya.”

7.       Rasulullah SAW di mata Tsa’labah Bin Hilal ra


Tsa’labah Bin Hilal adalah seorang pendeta yahudi. Tsa’labah menggambarkan keadaan fisik Rasulullah SAW sebagai berikut : “ sesunggunya beliau memiliki ciri – ciri yang sesuai dengan apa yang di sebutkan dalam taurat (mengenai) keturunan Harun as. Yaitu, seorang nabi yang berasaldari kalangan arab dengan membawa agama Ibrahim as. Disekitar kedua matanya ada kemerah – merahan, diantara kedua pundaknya ada ciri kenabian, ia berperawakan tidak tinggi dan tidak pendek dan memakai sorban. Ia adalah seorang pedagang yang mengendarai keledai, berjalan di pasar – pasar seperti layaknya orang biasa sehingga mereka yang sekilas melihatnya tidak akan menyadarinya. Ia mempunyai hubungan ( dengan masyarakat) yang jikalau ia berada (diutus kepada) di kaum nuh, mereka tidak akan binasa dengan tiupan angina kencang dan jikalau dan jikalauia berada di kaum Tsamud, mereka tidak akan celaka dengan sapauan guntuur yang maha dahsyat. Muhammad dilahirkan dalam keadaan tidak bisa membaca apa yang tertulis, namunia senantiasa memuji Allahdalam menghadai kekerasan penuasanya.ia di barengi malaikat yang bernama jibril yang pernah berbicara kepadanya untuk menimpakan siksa kepada kaumnya, namun ia malah meminta agar kaumnya dilindunginya. Ia diutus kepada kaum yang sangat cepat menumpahkan darah, namun menghadapinya (dengan kesejukan) laksanakan tetesan embun dari puncak gunung. Ia bekerja keras di waktu siang dan layaknya pendeta diwaktu malam. Para musuhnya merasa gentar dan takut hanya dengan mendengar namanya, bahkan ketika ia masih berada jauh di perjalanan sepanjang tiga puluh hari. seorang nabi yang turun tangn sendiri di setiap peperangn, mengajarkan manusia tanpa syarat dan tanpa pengawal, karena pengawalnya hanyalah Allah semata.”

8.       Rasulullah SAW di mata Abu Thufail ra


Abu Thufail ra berkata : “ aku pernah melihat Rasulullah SAW dan tidak ernah melihat ada seseorang di muka bumi ini yang menyerupainya. Beliau berkulit putih, berperawakan tidak tinggi namun tidak pendek. Badannya sedang – sedang saja, artinya tidak kurus dan tidak juga gemuk.”

9.       Rasulullah SAW di mata Jabir bin Samrah ra


Jabir Bin Samrah berkata : “ Rasulullah SAW mempunyai bibir yang lebar ( yang menunjukan kefasihan beliau dalam berkomunikasi ), mempunyai mata yang lebar ( menghargai lawan bicaranya ), dan tidak gemuk ( tidak malas ).

10.   Rasulullah SAW di mata Abu Hurairah ra


Abu Hurairah berkata : “ Rasulullah SAW berkulit utih seolah – olah tersepuh oleh emas putih (perak), dan berambut lebat.”
Di kesempatan dan tempat lain ia berkata, “ Aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih tampan wajahnya dari Rasulullah SAW, laksana purnama bersinar meliputi wajahnya. Begitu pun aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih cepat berjalannyaselain dari Rasulullah SAW, seolah – olah bumi membentangkan diri baginya, padahal bilamana kami mengikuti (tempo berjalan beliau) maka pastilah segera merasa lelah, namun beliau tidak demikain.”

0 komentar:

Posting Komentar