Cara Tidur Rasulullah SAW - Tidur merupakan hal yang selalu kita lakukan setiap hari. Namun, bagaimana tidur yang baik? Sebagai suri tauladan yang baik, kita harus mencontoh cara tidur Rasulullah SAW. Karena beliaulah yang pantas untuk kita jadikan contoh.
Rasulullah SAW mulai tidur pada awala malam. Namun, beliau bangun pada awal pertengahan malam. Setelah beliau bangun tidur beliau bersiwak kemudian berwudhu dan melaksanakan shalat hingga datang waktu fajar. Walaupun begitu, Rasulullah istirahat selama delapan jam dalam satu hari satu malam. Sebagaimana yang di anjurkan oleh para ahli kedokteran.
Rasulullah tidur sama dengan manusia lainnya yaitu dengan memejamkan mata. Namun, hati Rasulullah tetap selalu terjaga. Jadi, beliau tidak pernah dibangunkan oleh siapapun. Tetapi, beliau selalu bangun dengan sendirinya. Posisi tidur Rasulullah selalu menghadap ke sebelah kanan sambil berzikir kepada Allah samai beliau tertidur.
Rasulullah SAW tidak pernah tidur dalam keadaan perut yang kenyang. Beliau juga tidak tidur di atas tanah dan juga tidak membuat ranjang yang begitu tinggi. Namun, beliau tidur dengan alas kulit yang dipenuhi sabut. Terkadang beliau tidur menggunakan bantal dan terkadang hanya menggunakan tangan yang diletakkan di pipi sebagai bantal.
Al – Barra Bin Azib meriwayatkan bahwa rasulullah SAW pernah berkata. “ jika kamu hendak tidur, maka berwudhulah sebagaimana wudhunya hendak melakukan shalat, kemudian berbaringlah ke sebelah kanan, dan bacalah, ‘ Ya Allah, sesungguhnya aku serahkan diriku kepada-Mu, aku serahkan kuasaku kepada-Mu, baik suka ataupun duka, sesungguhnya tidak ada tempat berlindung dan tidak ada tempat mencari keselamatan terkecuali hanya kepadamu. Aku percaya terhadap kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan percaya terhadap semua nabi-MU yang telah Engkau utus.”
Rasulullah SAW bangun pagi sebelum matahari terbit, lalu beliau memuji Allah, bertakbir, bertasbih, berdo’a, kemudian bersiwak, berwudhu dan shalat. berikut adalah link bagaimana cara Rasulullah berwudhu.
Rasulullah SAW ketika bangun dari tidur pada malam hari maka, Beliau selalu berdo’a. di dalam riwayat lain, ketika Rasulullah terbangun dari tidurnya, beliau membaca, “ segala puji hanya bagi Allah yang telah menghidupkan setelah mematikan kami, dan hanya kepada-NYA lah kami kembali.” Kemudian membaca seuluh ayat terakhir surat Ali Imran dan bermunajat kepada tuhannya, “ Ya Allah, segala puji hanya bagi-MU, Engkaulah cahaya langit tujuh dan bumi beserta isinya. Segala puji hanya bagi-MU. Engkaulah yang maha besar, janji-MU adalah benar, dan pertemuan-MU adalah benar, surga itu adalah benar, neraka itu adalah benar, para nabi yang kau utus adalah benar, Muhammad adalah benar, dan hari kiamat pun benar kedatangannya.”
Mudah – mudahan Cara Tidur Rasulullah SAW dapat menjadi contoh bagi kita semua. Sehingga kita membuat hidup menjadi berkah dengan selalu berpatokan kepada Rasulullah SAW. AMIN.

0 komentar:
Posting Komentar