Searching...
Sabtu, 08 November 2014

Bagaimana Cara Makan Nabi muhammad SAW

Cara makan Rasululah - Makan merupakan kebutuhan kita sehari – hari yang harus terpenuhi. Karena, kalau kita tidak makan maka akan mudah terserang oleh berbagai penyakit. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa usus adalah sarang dari berbagai penyakit. Jadi, perut kita harus tetap terisi agar kita tidak terkena penyakit. Telah banyak orang mengatakan bahwa menjegah itu lebih utama dari pada mengobati.

Bahkan Rasulullah mengajarkan tata cara makan dan pola makan yang sehat. beliau telah dulu mengajarkan kepada umat islam dari pada penemuan – penemuan para dokter. Cara makan rasulullah telah beliau jelaskan dalam sebuah hadist : “ Tidaklah anak Adam menjadi buruk ( baik penampilan ataupun kesehatan ) terkecuali ketika ia memenuhi perutnya. Hendaknya cukuplah baginya sesuap atau beberapa suap kecil sekadarnya agar bisa meluruskan tulang punggungnya ( tidak lemas lagi karena kelaparan ). Hendaknya ia hanya memenuhi perutnya sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.”
Bagaimana Cara Makan Nabi muhammad SAW, Cara Makan, Rasulullah, Kisah Inspiratif, kisah nabi muhammad SAW, Kisah Rasulullah, Cara Makan Nabi Muhammad, Cara Makan Rasulullah SAW
Bagaimana Cara Makan Nabi muhammad SAW
Rasulullah SAW juga bersabda : “ janganlah kalian mematikan hati kalian dengan (terlalu) banyak makan dan minum.

Rasulullah SAW mengajarkan kita agar tidak makan secara berlebihan. Oelh karena itu, zaman dahulu orang islam jarang ada yang sakit. Berbeda dengan kaum yang lainya, yang sering terkena penyakit. Jadi, beliau makan dengan secukupnya dan tidak berlebihan. Mulai sekarang mari kita makan secukupnya saja.

Rasulullah tidak pernah memilih – milih makanan. Ketika beliau diberi makanan oleh para sahabatnya, maka Rasulullah akan memujinya dengan berlebihan. Beliau menganggap semua makanan yang diberikan kepadanya adalah nikmat dari Allah SWT. Jadi, beliau tidak pernah membeda – bedakan makanan.

Cara makan Rasulullah adalah sebelum beliau makan. Rasulullah meletakkan tangan diatas makanan dan membaca “Basmalah” . Beliau juga menyuruh para sahabat untuk mengikutinya. Sebagaimana yang beliau katakana, “ jikalau salah seorang diantara kalian makan, hendaknya menyebut nama Allah. Kalaupun kalian lupa menyebutnya di awal, maka sebutlah di akhir.”  Rasulullah sering membaca do’a ini sebelum beliau makan : “ Ya Allah, berkahilah kami dengan apa yang telah Engkau rizkikan kepada kami dan jauhkanlah kami dari siksa neraka.”

Setelah selesai makan, maka beliau akan membaca : “ Segala puji hanya bagi Allah yang telah memberi kita makanan dan minuman, dan menjadikan kita semua diantara  orang – orang yang berserah ( muslimin ).”

Ketika beliau diundang makan maka beliau selalu meminta izin kepada pemilik rumah, bolehkah makanan ini beliau makan. Namun, ketika beliau sedang berpuasa maka beliau hanya mengatakan “ sesungguhnya Aku sedang puasa” kemudian beliau mendo’akan orang yang memberi makanan tersebut. Rasulullah makan sangat sedikit dari pada sahabatnya.

Rasulullah akan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan dan tidak pernah makan dengan menggunakan tangan kiri, Beliau selalu menggunakan tangan kanan. Bahkan beliau berkata, “ Bahwasannya setan makan dengan menggunakan tangan kiri  dan minumpun menggunakan tangan kiri.”  Rasulullah tidak makan bawang merah dan bawang putih karena dapat menjauhkan jibril, termasuk berwasiat. Bahkan beliau berkata “ siapapun yang makan bawang putih atau bawang merah, hendaknya ia menjauh dari kami atau menjauhi majlis.”

Rasulullah SAW melarang kita untuk tidur setelah makan. Beliau juga menganjurkan untuk tidak bersandar ketika makan. Rasulullah mengajarkan agar kita memuji makanan orang yang telah menghidangkannya. Rasulullah ketika makan menggunakan tiga jari dan beliau duduk bersila dengan kaki kiri diletakkan diatas.

Rasulullah tidak pernah minum secara langsung setelah beliau makan, namun, minum madu yang dicampur air dingin terlebih dahulu. Rasulullah SAW selalu mengajarkan untuk menutup gelas minuman atau menutup bejananya. Rasulullah melarang kita untuk minum secara langsung dari bejana ( Teko ). Beliau juga melarang minum dari retakan gelas dan melarang meniup – niup air yang masih panas untuk di minum.

Itulah beberapa Cara Makan Rasulullah.  Mudah – mudahan dapat menjadi contoh teladan bagi kita semua. Dan kita bisa memperaktekkannya dalam kehidupan sehari – hari. AMIN.

0 komentar:

Posting Komentar