Hati Kecilku

Aku merasakan kesunyian
Tirainya adalah dinding yang diselimuti
Dingin dan gelap malam gulita
Nada dan nyanyian sedih
Adalah musiknya
Awan hitam bercampur mendung tebal rasanya
Luka batin yang semakin dalam dirasakan
Taring kesedihan berubah menjadi
Duri tajam yang siap menusuk jantung
Sanubari yang diiris-iris
Dan darah derita samar tak berwarna
Lalu tersungkur di timbunan luka yang tak terbatas
Itulah perasaan hati kecilku
Suci menjadi kotor
Indah menjadi rusak
Bumi…
engkau kehidupan semua makhluk
by : NA
Kenapa?
aku sakit
patah tulangku
darah mengalir
bagai air terjun
tapi
kenapa?
ini aku rasakan?
ini aku rasakan?
haruskah aku
pergi mengarungi laut
mendaki gunung
melewati lembah
agar aku tau
semua ini
By: NA
Makin hari makin bingung
Makin hari makin sulit
Makin hari makin jadi
Makin hari makin makin
Karena makin hari makin makin
Jadi semua itu yakin yakin
Dan membuat jadi makin yakin
Semakin Yakin
Makin hari makin bingung
Makin hari makin sulit
Makin hari makin jadi
Makin hari makin makin
Karena makin hari makin makin
Jadi semua itu yakin yakin
Dan membuat jadi makin yakin
By : NA
Rindu Mereka
Buatlah orang tua kita bahagia
Banggakan mereka
jangan kecewakan mereka
berjanjilahuntuk bisa menjadi anak yang berbakti
besar sekali pengorbanan yang mereka berikan
ibu yang mengandung kita selama 9 bulan
ayah yang selalu mencari nafkah untuk kehidupan
mereka mendidik kita dari kecil hingga dewasa
inign sekali membalas semua jasanya
tetapi apa kita sudah menjadi anak yang berbakti
apakah sudah bisa mewujudkan impian dan harapan mereka
bagaimana cara membuat mereka tersenyum
takut rasanya jika belum bisa membahagiakannya
terbayang – bayang saat aku terdiam
merenungi sesuatu yang ada di kealaku
dan ternyata aku merindukan mereka
Buatlah orang tua kita bahagia
Banggakan mereka
jangan kecewakan mereka
berjanjilahuntuk bisa menjadi anak yang berbakti
besar sekali pengorbanan yang mereka berikan
ibu yang mengandung kita selama 9 bulan
ayah yang selalu mencari nafkah untuk kehidupan
mereka mendidik kita dari kecil hingga dewasa
inign sekali membalas semua jasanya
tetapi apa kita sudah menjadi anak yang berbakti
apakah sudah bisa mewujudkan impian dan harapan mereka
bagaimana cara membuat mereka tersenyum
takut rasanya jika belum bisa membahagiakannya
terbayang – bayang saat aku terdiam
merenungi sesuatu yang ada di kealaku
dan ternyata aku merindukan mereka
By : RID
0 komentar:
Posting Komentar